Pelatihan Literasi Hadis Berbasis Media Digital di Lingkungan Pesantren Salaf
Keywords:
literasi hadis, media digital, pesantren, santriAbstract
Perkembangan teknologi digital membuka peluang besar dalam penguatan pemahaman hadis bagi generasi muda Muslim. Namun, keterbatasan literasi keislaman berbasis digital sering membuat santri terpapar pemahaman yang parsial, teks hadis yang dipotong dari konteks, hingga penyalahgunaan ajaran. Artikel ini mendeskripsikan proses, metode, dan hasil pengabdian masyarakat berupa pelatihan literasi hadis berbasis media digital di lingkungan pesantren salaf. Pendekatan yang digunakan ialah partisipatif, melalui ceramah interaktif, studi kasus konten hadis di media sosial, simulasi pencarian hadis digital, serta refleksi nilai-nilai keislaman. Hasil pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan pemahaman signifikan dari rata-rata skor 58,2 menjadi 90,3 (kenaikan 32,1%). Temuan ini menegaskan bahwa integrasi antara literasi digital dan prinsip pemahaman hadis kritis dapat membentuk santri yang lebih selektif, etis, dan bertanggung jawab dalam bermedia. Program ini layak dikembangkan di pesantren lain dengan penyesuaian lokal.





