Analisis Pemikiran Ulama’ Tentang Pendidikan Karakter Malu
DOI:
https://doi.org/10.54471/956mme34Keywords:
pemikiran ulama’, pendidikan karakter, karakter maluAbstract
Nabi bersabda: “Setiap agama punya akhlaq dan akhlaq Islam adalah malu.” Malu merupakan ciri khas ummat Islam. Umat Islam yang baik pasti memiliki rasa malu untuk melakukan kemaksiatan dan perbuatan jelek lainnya. Nabi juga bersabda: “Malu juga sebagian dari iman”. Kadar keimanan seseorang, salah satunya dapat dilihat dari rasa malu yang dimiliki. Dalam hadis nabi juga disebutkan bahwa: “Malu dan iman berjalan berdampingan. Jika hilang salah satuya, maka hilanglah yang lain”. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis konsep karakter malu menurut ulama’ salaf dan khalaf dan menemukan formulasi pendidikan karakter malu pada gen-Z. Jenis penelitian ini adalah library research. Sumber data primernya adalah kitab Fath al Bari, al Haya’ Khuluq al- Islam, Fiqh al Haya’ dan kitab al Ihsan. Sedangkan kitab-kitab dan buku-buku yang lain sebagai sumber data sekunder. Tekhnik analisis data yang digunakan adalah content analysis yaitu menganalisis isi dari kitab-kitab tersebut. Hasil penelitian ini adalah malu itu sangat penting untuk ditanamkan pada anak, karena akan melahirkan iman yang kokoh dan karakter yang baik. Analisis peneliti tentang reformulasi pendidikan karakter malu menurut beberapa ulama’ menjadi tawaran ilmiah yang sangat menarik. Implikasi hasil penelitian ini adalah pengembangan pendidikan karakter bagi gen-Z dengan tetap berpegang teguh pada rasa iman dan malu.
References
Al Jauziyah, Ibnu Qayyim, Imam Syamsudin Muhammad bin Abi Bakar. Al-Jawabul Kafi. Beirut: Dar Al-Kitab Al-Arabi, 1990.
Al-‘Utsaimin, Muhammad bin Sholih. Syarah Riyadh as- Shalihin min Kalam Sayyid al Mursalin. Jilid 4, Cet. 13. Saudi Arabia: Madar al-Waton, 1435 H.
Al-Asqolani, Ahmad bin Ali bin Hajar. Fathul Bari, Juz 1. Kairo: Darul Maktabah Salafiyah, 1407 H.
Al-Asqolani, Ahmad bin Ali bin Hajar. Fathul Bari, Juz 10. Kairo: Darul Maktabah Salafiyah, 1407 H.
Al-Hasyimi, Muhammad Ali. Syaksiyah al-Mar’ah al-Muslimah. Riyad: Dar al-Basyair al-Islamiyah, 2009.
Al-Hasyimi, Muhammad Ali. Syaksiyah al-Muslim. Riyad: Dar al-Basyair al-Islamiyah, 2010.
Al-Muqoddam, Muhammad bin Ahmad bin Ismail. Al-Haya’ Khuluqul Islam. Kairo: Darul Haromain, 1993.
Al-Muqoddam, Muhammad bin Ahmad bin Ismail. Fiqh Al- Haya’. Makkah: Dar Thoyyibah Al- khadra’, 2006.
An-Nawawi, Syaikul Islam Muhyiddin Abi Zakariya Yahya Bin Syarof. Riyadh as Shalihin. Surabaya: Dar al-Jawahir, tt.
al Qardhawy, Yusuf. al Iman wa al Hayah .Beirut: Muassasah ar Risalah. 1998.
Azmar, Saifuddin. Metode Penelitian. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2001.
Endraswara, SuwardI. Metodologi Penelitian Sastra. Yogyakarta: tim redaksi CAPS, 2011.
Hassan.Muhammad, Al-Ihsan. Kairo: Darul Kutub, 2010.
Mestika, Zed. Metode Penelitian Kepustakaan. Jakarta : Yayasan Bogor Indonesia, 2004.
Mulyasa, 2013. Pengembangan Pendidikan Karakter (Bandung: Remaja Rosdakarya)
Nazaruddin, M, 2016. Pendidikan Karakter: Teori dan Praktek (Bandung: Alfabeta).
Sadiah, Dewi. Metode Penelitian Dakwah Pendekatan Kualitatif dan Kuantitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya, 2015.
Sholeh, Abdul Rahman. Pendidikan Agama dan Pengembangn untuk Bangsa. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada, 2005.
Sholihah R. “Implementasi Pendidikan Karakter di Sekolah”. Jurnal Pendidkan dan Kebudayaan 4, no 2 (2010): 123-135.
Soekanto. Sarjono. Sri Mamudji. Penelitian Hukum Normatif. Jakarta : Raja Grafindo Persada, 2006.
Sukmadinata, Nana Syaodih. Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: PT Remaja Rosdakarya, 2007.
Ulwan, Abdullah. Tarbiyatul Awlad fil Islam. Beirut: Dar as-Salam, 1978.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Aminatuz Zahroh (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





