Optimalisasi Media Digital dalam Dakwah: Analisis Terhadap Konten-Konten Keislaman di YouTube

Authors

  • Achmad Arifulin Nuha Universitas Islam Syarifuddin, Lumajang Author

DOI:

https://doi.org/10.54471/q31dv388

Keywords:

Dakwah digital, YouTube, Konten keislaman, Strategi media digital

Abstract

Analisis strategi optimalisasi dakwah melalui YouTube dengan fokus pada tiga saluran populer: "Yufid TV," "Ustadz Abdul Somad Official," dan "Khalid Basalamah Official." Hasil menunjukkan bahwa tema eskatologi menarik perhatian audiens terbesar, dengan video "Tanda-Tanda Hari Kiamat" dari "Ustadz Abdul Somad Official" mencapai 1,2 juta tayangan. Frekuensi unggahan yang konsisten, seperti yang dilakukan "Khalid Basalamah Official," meningkatkan keterlibatan audiens dan pertumbuhan subscriber secara signifikan. Meski demikian, kualitas konten tetap krusial, sebagaimana ditunjukkan oleh "Yufid TV" yang mempertahankan audiens setia meski frekuensi unggahan lebih rendah. Hasil penelitian ini, keberhasilan dakwah digital di YouTube bergantung pada kombinasi tema yang relevan, frekuensi unggahan yang konsisten, dan konten berkualitas tinggi, yang bersama-sama meningkatkan visibilitas dan efektivitas dakwah di platform digital ini. Implikasi dari temuan ini mengarah pada pentingnya perencanaan strategi konten dakwah digital secara holistik, termasuk pemilihan tema yang kontekstual, pemanfaatan algoritma platform, dan penguatan kapasitas dai dalam produksi media digital agar dakwah lebih adaptif terhadap budaya media sosial dan preferensi generasi digital.

References

Al-Fikri, A. (2020). Peran media digital dalam dakwah Islam di era modern. Jurnal Komunikasi Islam, 10(2), 85-99.

Amalia, R. (2021). Efektivitas dakwah melalui YouTube: Studi kasus pada konten ceramah keislaman. Jurnal Media Dakwah, 11(4), 77-92.

Braun, V., & Clarke, V. (2006). Using thematic analysis in psychology. Qualitative Research in Psychology, 3(2), 77-101.

Creswell, J. W. (2014). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (4th ed.). Sage.

Fauzi, A. (2019). Konsistensi dan efektivitas konten keislaman di YouTube. Jurnal Dakwah dan Teknologi, 9(2), 144-159.

Ferguson, D. A., & Perse, E. M. (2000). The World Wide Web as a functional alternative to television. Journal of Broadcasting & Electronic Media, 44(2), 155-174.

Firdaus, M. (2020). "Variasi Konten Keislaman di YouTube dan Dampaknya terhadap Masyarakat". Jurnal Komunikasi Islam, 12(1), 44-58.

Hidayat, M. (2020). Kualitas konten keislaman di YouTube: Sebuah evaluasi kritis. Jurnal Studi Islam, 19(2), 133-148.

Iskandar, Z. (2018). Media digital dan transformasi dakwah di Indonesia. Jurnal Dakwah dan Komunikasi, 7(3), 112-125.

Krippendorff, K. (2004). Content analysis: An introduction to its methodology (2nd ed.). Sage.

Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1994). Qualitative data analysis: An expanded sourcebook (2nd ed.). Sage.

Nurhayati, L. (2019). Pemanfaatan YouTube sebagai media dakwah: Potensi dan tantangannya. Jurnal Dakwah Digital, 6(1), 56-70.

Rahman, A. (2021). "Pengaruh Media Sosial Terhadap Dakwah Islam di Era Digital". Jurnal Dakwah, 15(2), 102-115.

Ridwan, R. (2020). "Dakwah dan Monetisasi di YouTube: Sebuah Tinjauan Kritis". Jurnal Media Dakwah, 14(4), 89-103.

Suryana, D. (2021). "Strategi Optimalisasi Dakwah melalui YouTube". Jurnal Dakwah Digital, 8(1), 57-69.

Syamsuddin, I. (2019). "Analisis Kualitas Konten Keislaman di YouTube". Jurnal Studi Islam, 18(3), 207-219.

Downloads

Published

2025-07-01