Pandangan Konseling Islami Kaum Santri Jawa: Kajian Interpretatif atas Buku Clifford Geertz

Authors

  • Didik Sugianto Universitas Islam Syarifuddin Lumajang Author
  • Abdul Ghofur Universitas Islam Syarifuddin Lumajang Author
  • Aang Burhanuddin Universitas Islam Syarifuddin Lumajang Author

DOI:

https://doi.org/10.54471/pexrgf52

Keywords:

islamic counseling, javanese santri, clifford geertz, religious values, philosophy of religion.

Abstract

Artikel ini membahas konsep konseling Islami di kalangan kaum santri Jawa berdasarkan kerangka antropologis Clifford Geertz dalam karyanya yang monumental, Agama Jawa. Dengan menggunakan pendekatan penelitian pustaka (library research) dan analisis isi, penelitian ini mengidentifikasi nilai-nilai keagamaan dan budaya yang membentuk spiritualitas santri seperti keikhlasan, kesabaran, ketaatan, dan ketundukan terhadap kehendak Ilahi, serta menafsirkannya sebagai prinsip dasar konseling Islami. Kajian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka untuk menelusuri gagasan-gagasan utama karya antropologis Clifford Geertz. Adapun menggunakan jenis penelitian Studi Pustaka dengan Tekhnik Content Analisys, Data primer yang digunakan dalam penelitian ini adalah Buku Agama Jawa yang berhubungan dengan kaum santri dalam masyarakat. Temuan penelitian menunjukkan bahwa gambaran Geertz tentang santri sebagai kelompok yang berpegang teguh pada Islam normatif memberikan model filosofis bagi pendekatan konseling yang kontekstual. Integrasi antara nilai religius dan kearifan budaya ini memperkuat ketahanan moral, keseimbangan psikologis, dan kesejahteraan spiritual masyarakat Muslim Jawa. Dengan demikian, konseling Islami berbasis nilai santri dapat menjadi jembatan antara bimbingan keagamaan tekstual dan konteks budaya masyarakat Indonesia yang plural.

References

Abdullah Nashih Ulwan, Pendidikan Islam dan Tantangan Zaman Modern (Jakarta: Gema Insani, 2002), 115–120.

Adz-Dzaky, M. Hamdani Bakran. Konseling dan Psikoterapi Islam. Yogyakarta: Fajar Pustaka Baru, 2004.

Al-Qaradawi, Yusuf. Peranan Nilai Budaya dalam Dakwah Islam. Jakarta: Gema Insani, 2005.

______. The Religion of Java. Chicago: The University of Chicago Press, 1960.

Clifford Geertz, The Religion of Java (Chicago: The University of Chicago Press, 1960), 121–145; idem, Agama Jawa: Abangan, Santri, Priyayi dalam Kebudayaan Jawa (Jakarta: Komunitas Bambu, 2013), 127–199.

Geertz, Clifford. Agama Jawa: Abangan, Santri, Priyayi dalam Kebudayaan Jawa. Jakarta: Komunitas Bambu, 2013.

Ibnu Qayyim al-Jauziyyah, Madarij as-Salikin (Beirut: Dar al-Kutub al-‘Ilmiyyah, 1996), 120.

Latif, Muhammad. “Model Konseling Islami Kontekstual Berbasis Kearifan Lokal.” Jurnal Konseling dan Pendidikan Islam 6, no. 1 (2021): 45–60.

Lubis, Saiful Akhyar. Konseling Islami dalam Komunitas Pesantren. Bandung: Cipta Pustaka, 2015.

M. Hamdani Bakran Adz-Dzaky, Konseling dan Psikoterapi Islam (Yogyakarta: Fajar Pustaka Baru, 2004), 180; A. N. Sholeh, Reorientasi Pendidikan Islam (Jakarta: Elsas, 2006), 79.

Mark R. Woodward, Islam Jawa: Kesalehan Normatif versus Kebatinan (Yogyakarta: LKiS, 2004), 25, 201.

Muhammad Latif, “Model Konseling Islami Kontekstual Berbasis Kearifan Lokal,” Jurnal Konseling dan Pendidikan Islam 6, no. 1 (2021): 45–60.

Musnamar, Thohari. Dasar-Dasar Konseptual Bimbingan dan Konseling Islam. Yogyakarta: UII Press, 1992.

Romlah, Sitti. “Pendidikan Agama Islam sebagai Pilar Pembentukan Moral dan Etika.” Al-Ibrah Journal 8, no. 1 (2022): 249–260. https://doi.org/10.61815/alibrah.v8i1.249.

Saiful Akhyar Lubis, Konseling Islami dalam Komunitas Pesantren (Bandung: Cipta Pustaka, 2015), 34, 56.

Sholeh, A. N. Reorientasi Pendidikan Islam: Mengurai Relevansi Konsep al-Ghazali dalam Konteks Kekinian. Jakarta: Elsas, 2006.

Sitti Romlah, “Pendidikan Agama Islam sebagai Pilar Pembentukan Moral dan Etika,” Al-Ibrah Journal 8, no. 1 (2022): 249–260.

Ulwan, Abdullah Nashih. Pendidikan Islam dan Tantangan Zaman Modern. Jakarta: Gema Insani, 2002.

Wahid, Moh. “Integrasi Psikologi Islam dan Budaya Pesantren dalam Konseling Religius.” Jurnal Al-Irsyad 14, no. 2 (2023): 123–140.

Zulkifli. Identitas Santri di Era Globalisasi: Tantangan dan Strategi. Bandung: Remaja Rosdakarya, 2017.

Downloads

Published

2025-07-01